Sibosnetwork’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Sambut WOC, LANUD SRI Siagakan Keamanan

Daerah Sulawesi Utara pada umumnya, dan Manado pada khususnya banyak sekali menggelar iven berskala nasional, dan internasional, seperti pertemuan, pertandingan olahraga, konferensi, seminar, pameran dan lain-lain. Bahkan pada tahun 2009 nanti, Manado akan menjadi tuan rumah konferensi dunia tentang kelautan atau lebih populer dengan WOC (World Ocean Conference).

Maka tak berlebihan kalau dikatakan Sulawesi Utara memiliki konstribusi positif dan strategis terhadap bangsa dan negara Indonesia sehingga daerah ini sangat mungkin sekali untuk dijadikan sasaran aksi tindak kejahatan dan aksi terorisme.

Salah satu pintu masuk ke Sulawesi Utara dari dalam dan luar negeri yang sering digunakan adalah memanfaatkan transportasi udara yaitu dengan menggunakan penerbangan, sementara hanya ada satu fasilitas pendukung penerbangan di wilayah ini yaitu Bandara Sam Ratulangi Manado.

    Untuk mengantisipasi dan merespons terhadap kemungkinan terjadinya tindakan kejahatan ataupun terorisme serta untuk menjaga stabilitas keamanan dalam lingkup penerbangan di wilayah Sulawesi Utara pada khususnya dan wilayah operasi Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi ada umumnya pada masa yang akan datang,  maka dilakukan upaya-upaya kongkrit. Salah satunya adalah melaksanakan Aviation Security Risk Management Workshop (ASRMW) di lingkungan TNI, Polri, Instansi Pemerintah dan Instansi Sipil sehingga dapat diimplementasikan di wilayah operasional yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada masa kepemimpinan Letkol PNB Arif Mustofa sebagai Komandan Lanud SRI. Arif Mustofa sendiri kini sudah dipromosikan ke Makassar Sebagai Kepala Dinas Operasi.

Sementara pengganti Mustofa adalah Letkol Pnb Bambang Wijanarko berjanji akan meneruskan apa yang sudah diprogramkan.

Latar Belakang

1. Dilaksanakannya kegiatan ASRMW di Lanud SRI dilatar belakangi oleh undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI menyebutkan bahwa tugas – tugas TNI dilaksanakan melalui Operasi Militer untuk perang dan Operasi Militer selain perang.

Beberapa tugas – tugas yang diamanatkan dalam Operasi Militer selain perang adalah operasi dalam rangka mengatasi aksi terorisme, mengamankan Presiden dan Wakil Presiden RI beserta keluarganya, membantu tugas pemerintahan di daerah, membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang, mengamankan tamu negara setingkat Kepala Negara dan perwakilan asing yang sedang berada di Indonesia, dan membantu pemerintah untuk pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perampokan dan penyelundupan.

    Lanud Sam Ratulangi merupakan satuan pelaksana Operasi di jajaran Koopsau II harus mampu melaksanakan tugas-tugas tersebut, sehingga perlu diadakan upaya – upaya untuk merealisasikannya.

2. Hal ini juga seiring dengan program pemerintah Daerah Sulawesi Utara tentang World Ocean Conference (Konferensi Kelautan Tingkat Dunia), telah disetujui Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa – Bangsa, akan dilaksanakan di Manado pada tanggal 11 s/d 15 mei 2009 dengan peserta diperkirakan lebih dari 3.000 orang perwakilan dari seluruh dunia, sangat memerlukan kondisi keamanan yang stabil.

3. Seringnya Sulawesi Utara pada umumnya dan Manado pada khususnya dijadikan tempat untuk melaksanakan kegiatan yang berskala Nasional dan Internasional sehingga diperlukan kondisi keamanan yang stabil.

4. Program Pemerintah Daerah yang lain adalah Tomohon Flower Festival Tahun 2008 dan pencapaian Kota Manado Kota Pariwisata Dunia Tahun 2010, keberhasilan tujuan ini sangat membutuhkan modal dasar utama yaitu kondisi keamanan yang baik.

Menurut Mustofa, kegiatan ini mengambil thema: Melalui ASRM, kita wujudkan semangat kepedulian dan kerjasama yang terpadu dalam rangka meningkatkan kondisi stabilitas keamanan penerbangan di wilayah Operasi Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi pada masa mendatang. Sedangkan tujuan yang akan dicapai adalah mensosialisasikan ASRM bagi para peserta dari masing-masing istansi, dalam rangka mengatasi terjadinya gangguan keamanan penerbangan, mengantisipasi dan merespons/mengatasi terhadap kemungkinan berbagai ancaman yang diperkirakan akan terjadi di wilayah Operasi Lanud Sam Ratulangi pada masa mendatang.

Sasaran Workshop

a.  Mendapatkan gambaran tentang potensi ancaman dan gangguan keamanan penerbangan di wilayah Operasi Lanud Sam Ratulangi pada khususnya dan wilayah Indonesia pada umumnya.

b.  Meningkatkan kepedulian kepada para peserta tentang pentingnya keamanan penerbangan dan ASRM.

c.  Termotivasinya para peserta  untuk berperan serta dalam meningkatkan kondisi stabilitas keamanan dan ikut serta dalam mensosialisasikan ASRM di lingkungan kerja masing-masing.

Materi Workshop

a. Aviation Security Back Ground Global Structure and Most  Recent Developments.

b. ICAO Regulatory Framework.

c. ICAO Universal Security Audit Program.

d. National Aviation Security and Quality Programs.

e. Threat Path Management.

f.  Bomb Threats, Risk Assessments and Crisis Management.

g. Response to Acts of Unlawful Interference.

h. Security Surveys and Inspections.

i.  Disruptive and Unruly Passengers.

j.  VIP Security and Passenger Profiling.

k. Crime and Civil Aviation.

l.  Views Tansportation Safety Administration (TSA)/   Department of Homeland Security (HDS) on Global Aviation Security.

Guna mencapai sasaran yang diinginkan, tampil sebagai pembicara masing-masing:

Lekol Pnb Arief Mustofa dan Mr. Frank Van Paasschen  (Independent consultant and lecturer at the Geneva based Airport Council International (ACI)’s Global Safety Network Training Programme, member of International Air Transport Association (IATA) in Geneva and administrator of the IATA Standard Ground Handling Agreement).

Sedangkan peserta sesuai rencana berjumlah 142 orang, namun pada pelaksanaannya  justru yang hadir mencapai 157 orang.  Instansi yang mengikuti kegiatan ini antara lain Perwakilan Mabes AU 1 orang, Perwakilan Koopsau II 1 orang, Lanud Sam Ratulangi 34 orang, Korem 131/STG dan jajarannya 10 orang, Lantamal VIII dan jajarannya 6 orang, Polda Sulut dan jajarannya 10 orang, BIN Suluttenggo 2 orang, PAP I Manado 15 orang, PT. Gapura Angkasa 14 orang, Protokoler Gubernur 4 orang, Sekda Propinsi Sulut 4 orang, Kabankesbang Propinsi Sulut 2 orang, Kanwil Perhub Udara Propinsi Sulut 4 orang, Bea Cukai Manado 2 orang, Imigrasi Manado 2 orang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa 2 orang, Pemkab Minahasa Utara 2 orang, Pemkab Minahasa Selatan 2 orang, Pemkab Minahasa Tenggara 2 orang, Pemkab Bolaang Mongondow 2 orang, Pemkab Bolaang Mongondow Utara 2 orang, Pemkab Sangihe 2 orang, Pemkab Talaud 2 orang, Pemkab. Sitaro 2 orang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon 2 orang, Pemkot Manado 2 orang, Pemkot Bitung 2 orang, Pemkot Kota Kotamobagu 2 orang, PT. Garuda Indonesia 2 orang, PT. Lion Air 2 orang, PT. Batavia Air 2 orang, PT. Wings Air 2 orang, PT. Sriwijaya Air 2 orang, PT. Trigana Air 2 orang, PT. Merpati Airline 2 orang, perwakilan Silk Air Manado 2 orang, perwakilan Airfast Manado 2 orang, dan Pertamina Manado 2orang.

Hasil Yang Dicapai

Hasil yang dicapai dari kegiatan ASRMW di Lanud Sam Ratulangi sebagai berikut :

a. Para peserta telah mendapat gambaran tentang potensi ancaman dan gangguan keamanan penerbangan di wilayah operasi Lanud Sam Ratulangi pada khususnya dan wilayah Indonesia pada umumnya.

b. Tersosialisasinya ASRM di lingkungan TNI, Polri, Instansi Pemerintah dan Instansi Sipil, sehingga diharapkan tidak menjadi kendala dalam mengatasi permasalahan keamanan penerbangan dan juga terhindarinya salah pengertian serta hubungan yang kurang harmonis antar Instansi.

c. Para peserta telah memahami pola perencanaan dan implementasi pelaksanaan penanganan permasalahan keamanan penerbangan sehingga diharapkan tidak menimbulkan kerancuan dalam pelaksanaannya.

d. Para peserta telah dibekali pola penanganan terhadap permasalahan keamanan penerbangan sehingga diharapkan penanganan terhadap permasalahan keamanan penerbangan menjadi lebih cepat dan tepat serta kerugian materil maupun personil dapat dihindari.

e. Tersinergynya penanganan terhadap tindakan pencegahan dan mengatasi permasalahan keamanan penerbangan antara TNI, Polri, Instansi Pemerintah serta Instansi Sipil, yang akan ditindak-lanjuti secara nyata dengan aplikasi di Bandara Sam Ratulangi dan Bandara di wilayahnya masing-masing.

f.   Adanya kesepakatan untuk membuat Rencana Tindakan Awal untuk menghadapi keadaan darurat dalam hal keamanan penerbangan antara TNI, Polri dan Instansi Pemerintah serta Instansi Sipil (Non Contingency Plan) yang dapat dijadikan acuan dalam menangani permasalahan akibat terjadinya gangguan keamanan penerbangan di wilayahnya masing-masing.

g. Tumbuhnya pengetahuan dan pemahaman tentang ASRM dan para peserta akan melaksanakan sosialisasi di lingkungannya masing-masing.

h. Timbulnya keinginan dari para peserta untuk mengadakan kegiatan ASRM yang berskala Nasional dan dilaksanakan di Manado tahun 2009.

Dari kegiatan Aviation Security Risk Management Workshop yang telah dilaksanakan di Lanud Sam Ratulangi mulai tanggal 10 sd 12 September 2007 dapat diambil kesimpulan secara umum yaitu telah tumbuhnya semangat kepedulian dan kerjasama yang terpadu di lingkungan TNI, Polri, Instansi Pemerintah dan Instansi Sipil dalam rangka meningkatkan kondisi stabilitas keamanan penerbangan diwilayah operas2zi pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, hal ini terbukti dengan adanya keinginan dari para peserta untuk menindak lanjuti hasil Workshop tersebut dengan aplikasi nyata di lapangan dan juga keinginan untuk mengadakan workshop serupa dengan skala nasional yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. (SRI/meldi)

March 15, 2008 - Posted by | TrustNews

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: