Sibosnetwork’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Menyalakan Lilin Di Kegelapan

Future Trading Online        Mungkin kita pernah mendengar-bagi kalangan Investor keuangan  tentu sering-berita tentang kerugian seseorang yg “mengadu nasib” dengan berinvestasi pada valuta asing (valas). Gampangnya, investasi pada valas ini adalah kegiatan jual-beli mata uang asing (hard currencies, seperti dollar AS, Yen, Poundsterling, Franc Swiss dan Euro).  Keuntungan dan kerugian pada investasi ini terletak pada perubahan nilai tukar (kurs) antar mata uang.  Misalnya investor A membeli YEN dengan dollar AS-nya dan investor berhasil menjual.  Investor ini akan memetik keuntungan jika kurs Yen menguat terhadap dollar AS dan investor berhasil menjual.  Sebaliknya kerugian akan diderita jika terjadi sebaliknya, kurs Yen malah melemah terhadap dollar AS.

        Namun yang menyedihkan kerugian itu bukan akibat ketidakpiawaian investornya dalam menganalisis pergerakan kurs mata uang, melainkan bermasalah dengan broker atau pialang Valas. Yang paling menyakitkan uang yg sudah dideposit di rekening broker, amblas dibawa kabur broker. Kalau sudah begini sulit untuk mengadukan masalah ini. Sebab ketika marketing executive yg menawarkan produk ini kepada investor ditanya, mereka pun tidak tahu menahu mengapa Perusahaannya tiba-tiba gulung tikar. Padahal sebelumnya marketing executive ini begitu meyakinkan membeberkan bahwa Perusahaannya memiliki modal kuat (tidak mungkin bangkrut), menempati kantor yang  megah di kawasan elit dan investornya pasti untung. Kalaupun sedikit beruntung tidak mendapat kenyataan yang paling pahit ini. Keuntungan yang diiming-imingi oleh marketing executive sepertinya mustahil bisa didapat investor. Pasalnya sebelum memetik keuntungan dalam transaksi, investor sudah dibebani berbagai Fee yang menyebabkan kalaupun mendapatkan keuntungan, keuntungan itu akan habis dimakan Fee. Fee tersebut biasanya terdiri transaction fee, bunga (jika menginapkan transaksi) dan Spread (perbedaan) kurs rupiah terhadap dollar AS ketika investor memulai transaksi dan ketika menarik kembali investasinya dalam rupiah. Ini belum lagi ditambah dengan kondisi dimana hanya broker yang tahu persis kurs yang sebenarnya.

Untuk menghindari hal-hal yang merugikan investor itu, buku Forex Online Trading ini cukup mambantu. Pasalnya buku ini memuat bab-bab yang cukup lengkap mengenai seluk beluk investasi forex(foreign exchange/valas) : mulai dari Dasar-dasar berinvestasi, Peraturan yang harus ditaati semua pihak (terutama perusahaan Broker Valas), Mekanisme Transaksi, Teknik menganalis sampai Manajemen Resiko.  Disamping lengkap, buku ini masih dilengkapi CD yang berisi Tutorial transaksi valas, demo transaksi, dan bertransaksi langsung ke sebuah perusahaan broker valas. Kalaupun judulnya dibuat provokatif, namun isinya tidaklah seperti kejadian yang diceritakan di awal tulisan ini, yaitu hanya manis janjinya (judulnya). Judul itu Cara Gampang Cari Duit Dari Rumah, FOREX ONLINE TRADING, Tren Investasi Masa Kini nampaknya memang sengaja guna mendekatkan dengan pembaca, terutama pembaca awam. Selain juga penerbitnya yang memang cenderung memilih judul-judul yang bersifat know how.

        Kelebihan lain buku ini mudah difahami, sebab, ditulis dengan bahasa yang sederhana dan dengan gaya bertutur.  Sehingga meskipun buku ini memuat informasi tentang hal-hal yang rumit, seperti ubahnya kita membaca koran.  Ini mungkin disebabkan salah satu penulis berlatar belakang wartawan.  Memang kolaborasi para penulisnya yang berlatar belakang praktisi, akademisi dan wartawan telah membuat buku ini bagaikan menyalakan lilin di kegelapan, mampu menerangi orang-orang yang ingin berjalan (dalam hal ini mampu menerangi orang yang berminat berinvestasi pada Valas).

 Sayangnya, meski sudah memuat secara lengkap bab-bab yang berhubungan dengan investasi Valas, namun masih kurang komprehensif. Informasi yang disajikan belum mencapai detail, sehingga benar-benar meyakinkan untuk dijadikan pegangan. Barangkali ini merupakan edisi pertama, sehingga ada kemungkinan akan dilengkapi di edisi berikutnya. Kelemahan lain yang cukup mengganggu adalah banyaknya kesalahan cetak, meskipun tidak menjadikan fatal.

        Namun, sebagai panduan awal buku ini sudah sangat membantu, sesuai dengan pengibaratan seperti menyalakan lilin di kegelapan. Mudah-mudahan nanti bisa menjadi obor. 

Oleh: Wahyuari

(Ulasan Buku Best Seller – Forex Online Trading Tren Investasi Masa Kini)

March 15, 2008 Posted by | Investment | Leave a Comment

“Cukup Satu Periode”

Tonny Supit 02

Bagi banyak kalangan, ketika menjadi seorang pemimpin apa saja, apalagi menduduki posisi empuk dan memiliki kekuasaan yang besar, terkadang lupa diri. Ibarat sebuah pepatah, jika sudah duduk lupa untuk berdiri.

Tapi bagi Tonny Supit, pepatah itu tidak akan berlaku. Sebab jauh sebelumnya ia sudah bertekad untuk tidak tamak ketika diberikan kesempatan memimpin Sitaro ke depan. “Saya kira cukup satu periode saja dan memberikan kesempatan kepada kader lain agar penyegaran dalam tubuh eksekutif terus berlangsung secara berkesinambungan,” katanya dengan nada meyakinkan.

Sepertinya Tonny berprinsip, makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. “Saya orang yang suka menepati janji,” kata Tonny dengan nada serius. Dengan demikian, ia akan fokus membangun Sitaro tanpa ada niat untuk memperpanjang masa jabatan. Masalahnya jika ingin berkuasa lagi, waktu dan energi habis hanya untuk mengatur strategi bagaimana supaya bisa berkuasa lagi.

Ia memberi contoh, bagi mereka yang ingin mempertahankan kekuasan, satu tahun pertama akan digunakan untuk penyesuaian termasuk penataan birokrasi agar benar-benar solid. Kemudian tiga tahun untuk membangun dan satu tahun terakhir digunakan untuk mempersiapkan Pilkada berikutnya. Dengan demikian, waktu untuk membangun tidak efektif.

Menjawab pertanyaan tentang calon wakil bupati yang akan dipilih jika PDIP Sitaro mengusungnya menjadi calon bupati, Tonny belum berani memastikannya. Namun ia memberi sinyal bahwa pasangan yang paling pas adalah kader Golkar yang mendaftar di PDIP. “Saya tidak enak menentukans sekarang nanti yang lain tersinggung. Biarlah proses ini terus berjalan hingga akhirnya mengkristal,” tukasnya mengakhiri pembicaraan. (meldi s)

March 15, 2008 Posted by | Personal | Leave a Comment

Supit Fokus Pendidikan dan Kesehatan Murah

Tonny Supit

Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten (Pilkada) Kabupaten Sitaro (Siau, Tangulandang, Biaro) direncanakan nanti berlangsung bulan Agustus 2008, atau mengalami penundaan dari rencana sebelumnya, antara bulan April dan Mei. Sejumlah figur populer yang dijagokan masyarakat memimpin kabupaten pemekaran dari kabupaten induk, Sangihe itu terus bermunculan. Bahkan belakangan kian mengkristal saja pada beberapa nama yang dinilai layak untuk bertarung memperebutkan tampuk kekuasaan.

Masyarakat Sitaro disuguhkan figur-figur yang berkualitas dan diharapkan mampu membangun daerah baru tersebut agar sejajar dengan kabupaten lainnya. Tentu harus dipimpin oleh figur yang memiliki niat baik dan semangat untuk membangun Sitaro ke depan menjadi kabupaten yang bermartabat dan berdaya saing, terutama bisa mensejahterakan rakyatnya. Sebab, salah satu tujuan pemekaran adalah mendekatkan pelayanan birokrasi kepada masyarakat dan mempercepat proses peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu figur yang sedang menjadi idola sekarang ini adalah Tonny Supit, Ketua PDIP Kabupaten Sitaro yang kini digadang-gadang untuk memimpin daerah kepulauan itu ke depan. Pengusaha yang rendah hati ini kian mengkristal untuk menjadi bakal calon bupati Sitaro, bersaing dengan nama-nama lainnya yang sedang hangat dibicarakan.

Dalam suatu percakapan khusus dengan Sinergy di sebuah kafe di Megamall Manado, Tonny Supit yang tampil sederhana itu melayani sejumlah pertanyaan yang mengarah pada bagaimana konsep membangun Sitaro jika dikehendaki rakyat untuk menjadi top eksekutif. Ia pun tidak muluk-muluk menjanjikan sesuatu yang sulit untuk diwujudkan, tetapi yang pasti dalam benak Tonny Supit, ide membangun Sitaro sudah jelas dan terukur. Artinya, program yang ditawarkan benar-benar bisa dikerjakan sehingga masyarakat langsung merasakannya. Bukan janji kosong yang pada akhirnya menyakiti hati rakyat.

Dalam benak Tonny Supit, tersimpan ide-ide bagaimana membangun Sitaro ke depan, terutama konsep ekonomi sebagai pintu masuk mensejahterakan masyarakat. Sebab Sitaro kaya akan hasil laut dan pertanian, tetapi selama ini belum digarap sehingga belum mampu mensejahterakan masyarakat di kepulauan itu. “Program saya cukup sederhana, yaitu menciptakan suatu keadaan dimana rakyat mampu membeli bahan pokok dengan harga terjangkau, pendidikan murah, kesehatan murah, menciptakan lapangan kerja dan transportasi laut yang lancar,” kata pengusaha kapal laut KM Elizabeth ini ketika memulai memaparkan konsep membangun Sitaro.

Jika rakyat memberikan dukungan kepada anda untuk memimpin Sitaro, anda mencipta-kan kondisi harga sembilan bahan pokok yang mudah terjangkau oleh semua kalangan masyarakat, termasuk ekonomi menengah ke bawah. Bagaimana caranya?

Fokus utama saya adalah bagaimana memperkuat ekonomi rakyat dengan menciptakan lapangan kerja sehingga daya beli masyarakat meningkat. Dengan demikian mereka bisa membeli kebutuhan pokok.Untuk menciptakan harga yang terjangkau, maka transportasi laut yang menjadi tulang punggung masyarakat Sitaro harus diperlancar. Sebab kelancaran pasokan kebutuhan bahan pokok sehari-hari sering terhambat karena transportasi laut yang kurang lancar. Soalnya selama ini frekuensi kapal laut yang menuju Sitaro hanya tiga kali seminggu. Makanya saya akan upayakan agar setiap hari ada pelayaran dari Manado ke Sitaro biar pasokan bahan kebutuhan pokok berjalan lancar.

Begitu juga kebutuhan akan bahan-bahan bangunan, selama ini sering mahal karena pelayanan yang kurang lancar, apalagi kalau laut tidak bersahabat. Inilah yang menjadi kendala selama ini dan harus dicari jalan keluarnya.

Mengapa sampai frekuensi pelayaran hanya tiga kali dalam seminggu?

Sebenarnya yang namanya pengusaha, selain harus memperhatikan masalah-masalah sosial kemasyarakatan, tetapi juga harus untung agar usahanya bisa bertahan. Nah, selama ini pelayaran hanya tiga kali seminggu karena memang berlaku hukum permintaan dan penawaran. Jika penumpang dan barang terbatas, jelas pengusaha rugi kalau setiap hari harus berlayar.

Lalu, bagaimana caranya agar pelayaran setiap hari tanpa merugikan pengusaha?

Oh kalau itu tidak sulit. Kita jujur saja bahwa jika pengusaha bangkrut karena hanya memikirkan kepentingan masyarakat, maka jelas roda perekonomian juga ikut mandeg. Maka dalam hal ini perlu dicari jalan keluar dengan cara subsidi. Artinya begini, ketika penumpang atau barang tidak mencukupi untuk menutupi biaya operasional sebuah pelayaran, Pemerintah daerah harus berani mensubsidi. Saya kira hal seperti ini sudah dilakukan dalam dunia penerbangan Manado-Tahuna dimana Pemkab Sangihe pernah menerapkan kebijakan ini yaitu memberikan subsidi para perusahaan penerbangan agar bisa rutin melayani Manado-Tahuna. Begitu juga dengan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, dia berani memberikan subsidi kepada perusahaan penerbangan yang berani melayani jalur dari dan ke Gorontalo. Makanya sekarang Gorontalo berkembang.

Mengenai program pendidikan dan kesehatan murah, apa saja yang bisa anda lakukan?

Dalam membangun suatu daerah, kita jangan terpaku pada pembangunan fisik sementara pembangunan sumber daya manusia terabaikan. Sebab ini sangat penting sebagai modal bahkan aset suatu daerah untuk maju ke depan agar sejajar dengan daerah lain bahkan bisa bicara di tingkat nasional. Jika SDM kita payah, bagaimana mungkin warga Sitaro bisa membangun daerahnya. Untuk itulah, pendidikan sejak dini itu penting sehingga dalam program ke depan jika rakyat menginginkan dan Tuhan menghendaki, saya akan memberikan pendidikan murah bagi setiap putra daerah. Memang membangun SDM tidak semudah membalik telapak tangan, tetapi butuh proses yang panjang. Tetapi itu harus dimulai sehinga ke depan SDM warga Sitaro tidak akan diragukan lagi.Begitu juga dengan bidang kesehatan, akan menjadi perhatian yang serius karena warga yang tidaks sehat tentu akan menganggu proses pembangunan. Apa lagi sebagian warga Sitaro masih berada di bawah garis kemiskinan sehingga kesehatan murah sangat dibutuhkan.

Lalu bagaimana caranya memberikan pendidikan murah dan kesehatan murah?

Ya kita harus memanfaatkan dana-dana yang ada, baik dari pemerintah pusat maupun daerah yang digali dari Pendapat Asli Daerah (PAD) untuk kepentingan rakyat banyak. Saya kira kepentingan rakyat harus diutamakan sehingga mereka bisa merasakan manfaatnya sebagai daerah pemekaran baru, yaitu dengan memberikan pelayanan terbaik tanpa birokrasi yang dibuat sulit.Sebagai seorang pengusaha, saya tidak terbiasa dengan politik. Makanya ke depan untuk membangun Sitaro saya akan berupaya tidak terkontaminasi dengan manuver-manuver politik hanya untuk mempertahankan kekuasaan dengan mengabaikan penderitaan rakyat.

Tentang konsep menciptakan lapangan kerja bagaimana?

Oh ya, untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, dibutuhkan investasi untuk menggerakkan ekonomi suatu daerah. Tanpa investasi, suatu negara atau daerah tidak akan berkembang. Nah, investasi itu datang dari sektor swasta dan pemerintah itu sendiri. Untuk itulah, Sitaro yang memiliki kekayaan alam yang melimpah yaitu laut dan tanah yang subur perlu digarap. Caranya mendatangkan investor yang siap mengelola kekayaan alam tersebut. Diakui, Sitaro memang kaya akan potensi perikanan dan pertanian, tetapi selama ini belum digarap. Nah, satu-satunya cara adalah mengundang investor untuk mengelolanya. Dengan demikian, akan tercipta lapangan kerja dan pada gilirannya memacu pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Mana yang lebih penting, membangun sektor perikanan atau pertanian

Saya kira kedua-duanya penting karena sekitar 30 persen warga Sitaro adalah berprofesi sebagai nelayan, dan sekitar 40 persen menekuni bidang pertanian dan perkebunan. Keduanya harus berjalan seiring sesuai dengan potensi masing-masing.

Apa rencana anda di bidang birokrasi jika nantinya dipercayakan menjadi top eksekutif.

Sesungguhnya, sukses tidaknya visi misi yang saya buat, harus ditopang dengan birokrasi yang handal dan loyal serta berdedikasi tinggi. Tentu saya harus menata birokrasi dengan baik, menempatkan putra-putra daerah yang memiliki kemampuan/kompetensi dalam bidangnya masing-masing sehingga begitu jalan, langsung tancap gas. Adalah sangat riskan kalau menempatkan birokrasi yang bukan pada keahliannya sehingga waktunya habis untuk belajar dan menyesuaikan diri dengan bidang tugasnya. Makanya penempatan figur birokrat harus sesuai bidang keahliannya (kompetensi) masing-masing. Nah, visi Tonny Supit untuk membangun Sitaro ke depan sudah jelas bahkan cukup sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat. Tinggal tergantung masyarakat menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani. Jalan menuju top eksekutif bagi Supit terbuka lebar karena telah memiliki kendaraan atau Partai Politik yaitu PDIP Sitaro. Sebab, sebagai Ketua PDIP Sitaro tentu akan diutamakan untuk menggunakan Partai yang dipimpinnya. Tinggal bagaimana mencari pendamping yaitu posisi Wakil Bupati yang mampu mendulang suara secara signifikan. Pilihan tergantung pada Supit, karena yang mendaftar di PDIP Sitaro sebagai calon Bupati ada beberapa antara lain Zeth Walo, SSos (Golkar), Piet Kuerah (Golkar) dan Jackried Maluenseng. Sementara posisi bupati ada nama Tonny Supit dan Gustaf Kuning. (meldi s)

March 15, 2008 Posted by | Personal | 1 Comment

SULUT BAKAL PUNYA DOKTOR MUTIARA

Gustaf n wife
Posted by | Personal | Leave a Comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.